300x250 AD TOP

Jumat, 03 November 2017

Tagged under:

Amanah dan Janji

ONE DAY ONE HADIST

JUMAT, 3 NOVEMBER 2017 M/ 14 SHAFAR 1439 H

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا خَطَبَنَا نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا قَالَ لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ وَلَا دِينَ لِمَنْ لَا عَهْدَ لَهُ

Dari Anas bin Malik RA berkata; Nabi SAW tidak pernah berkhutbah di hadapan kami kecuali baginda mengatakan: "Tidak sempurna keimanan bagi orang yang tidak amanah, dan tidak sempurna agama seseorang bagi yang tidak memenuhi janji."

(HR Ahmad No:11935). Status: Isnad Tsiqah

Amanah mencakup segala aspek kehidupan seorang Muslim. Seluruh perintah syariah adalah amanah. Karena itu melakukan ketaatan total terhadap syariah dapat dikatakan sebagai amanah.

Allah SWT dengan kasih sayang-Nya telah menurunkan syariah-Nya sebagai  pedoman untuk mengatur urusan manusia demi kemaslahatan mereka. Kita wajib terikat dengan seluruh syariah-Nya dan haram mengikuti hawa nafsu. Demikian sebagaimana yang Allah SWT perintahkan:

وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ
Hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka dengan wahyu yang telah Allah turunkan dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Waspadalah engkau terhadap fitnah mereka yang hendak memalingkan engkau dari sebagian wahyu yang telah Allah turunkan kepadamu (TQS al-Maidah [5]: 49).

Sebagai bagian dari umat, ulama juga memiliki amanah untuk membimbing umat dan para pemimpin mereka di atas jalan Allah SWT. Ulama harus amanah dalam menjaga agama dan syariahnya. Ulama harus amanah untuk memastikan pelaksanaan syariah Allah SWT di muka bumi ini karena mereka  adalah perwaris para nabi.
إِنَّ الْعُلَمَاءَ هُمْ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ
Sungguh ulama adalah pewaris para nabi (HR al-Bukhari).

Kandungan hadits tersebut adalah

1.  Menjaga amanah adalah sebaagian daripada iman. Tidak sempurna iman seseorang yang tidak menunaikan amanah.

2.  Menjadi kewajiban kepada kita menunaikan amanah kepada yang berhak. Firman Allah dalam surah an-Nisa: 58

إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُكُمۡ أَن تُؤَدُّواْ ٱلۡأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهۡلِهَا

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu supaya menyerahkan segala jenis amanah kepada ahlinya (yang berhak menerimanya).

3.  Orang yang tidak menyempurnakan amanah seperti amanah kepimpinan, adalah orang yang memiliki sifat mendua.

4.  Tidak sempurna agama seseorang bagi yang tidak memenuhi janji. Firman Allah (an-Nahl: 91)

وَأَوۡفُواْ بِعَهۡدِ ٱللَّهِ إِذَا عَٰهَدتُّمۡ

Dan sempurnakanlah janji dan perintah-perintah Allah apabila kamu berjanji

5.  Menjaga amanah dan menunaikan janji adalah ciri orang beriman yang beruntung sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Mukminun ayat 8:

قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ١ …… وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ ٨

Sesungguhnya berjayalah orang-orang yang beriman (iaitu) (1) …..
Dan mereka yang menjaga amanah dan janjinya (8)

Mukmin yang benar adalah yang memenuhi amanah. Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا ...
Sungguh Allah menyuruh kalian untuk memberikan amanah kepada ahlinya… (TQS an-Nisa’ [4]: 58).

Sebaliknya, Allah SWT mencela sikap khianat:

...إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَ
…Sungguh Allah tidak menyukai para pengkhianat (TQS al-'Anfal [8]: 58).

0 komentar:

Posting Komentar